Akhirnya hari yang ditunggu - tunggu datang juga. Sebuah pertemuan spesial yang dinantikan oleh semua anggota Pertuni Banyumas karena diselenggarakan di tempat yang berbeda dengan acara yang sedikit berbeda pula.
Bertempat di Jagongan Cafe Purwokerto di Jalan Gunung Merapi Purwokerto Utara membuat semangat teman - teman terlihat sangat menantikan acara tersebut, terbukti dengan hadirnya teman - teman lebih awal dari biasanya. Acara dimulai jam 09.00 WIB akan tetapi bersyukur teman - teman datang tepat waktu, berbeda dengan acara yang sama terkadang harus diundur beberapa menit karena kebiasaan terlalu santainya. Hal ini patut diapresiasi karena dengan seperti ini membuktikan bahwa para Tunanetra juga bisa disiplin waktu walau harus menghadiri acara pada tempat yang berbeda lain dari biasanya.
Acara dimulai dengan pembacaan Basmalah dari pembawa acara yaitu Sri Rezeki atau biasa dipanggil Mbak Kiki. Kemudian dilanjutkan pembacaan Profil Pertuni yang dibacakan oleh Bapak Sarip sebagai Sekertaris Pertuni Banyumas. Beliau menerangkan sejarah berdirinya Pertuni dan Pertuni Banyumas secara singkat dan jelas.
Kemudian acara dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Pertuni Banyumas yaitu Bapak Ahmadi yang menerangkan tentang segala sesuatu mengenai keorganisasian berikut susunan acara yang sedikit lebih berbeda dari biasanya.
Setelah itu laporan dari para pengurus yang mengurusi masalah keuangan Pertuni Banyumas seperti Bendahara, Seksi Dankes serta Seksi Koperasi.
Setelah masing - masing pengurus memberikan laporannya langsung dilanjutkan acara santainya yaitu pembagian Door Prize. Inilah yang membuat keseruan bagi acara ditempat ini. Pembagian Door Prize ini sangat menarik karena semua yang hadir akan mendapatkan Door Prize secara cuma - cuma dengan hanya menunjukkan nomor kupon yang telah dibagikan sewaktu memasuki Cafe tersebut.
Tidak hanya itu, para simpatisan atau teman - teman dari luar organisasi yang ikut menghadiri acara tersebut juga ikut kebagian Door Prize juga yaitu dengan menjawab beberapa pertanyaan dari pembawa acara. Kali ini untuk acara santai dibawakan oleh Bapak Irwanto dan ternyata Ketua Pertuni Banyumaspun yaitu Bapak Ahmadi ikut juga mendampingi acara tersebut sehingga acara terlihat sangat meriah sekali.
Pertanyaan - pertanyaan ringanpun diajukan seperti apa kepanjangan dari Pertuni bahkan diselipkan pertanyaan yang cukup menggelitik juga diajukan seperti berapa istri dari Bapak Sarip Sekertaris Pertuni Banyumas. Hal tersebut membuat acara semakin ramai saja dan mengundang gelak tawa para anggota yang enghadiri acara tersebut. Tidak hanya berhenti sampai disitu saja, banjir hadiahpun semakin membasahi para hadirin dalam Cafe Jagongan tersebut. 6 bingkisan Door Prize dari Bapak Imam pemilik Klinik Pijat Karya Urat jaripun dibagikan juga ditambah lagi 2 bingkisan Door Prize dari Bapak Ahmadi sang Ketua sekaligus pemilik Klinik Pijat Cipta Husada juga diberikan untuk para hadirin.
Finalnya, sebuah hadiah utama yaitu Ponsel Nokia 6120 yang sudah terpasang aplikasi screen reader untuk Tunanetra siap dibagikan. Kali ini Door Prize hadiah utama tersebut adalah dari Mas Riatno yang juga merupakan anggota Pertuni Banyumas. Bapak Daryadi yang memiliki kupon bernomor 31 akhirnya mendapatkan hadiah utama tersebut dan berakhirlah acara demi acara yang diselingi oleh iringan Organ dari Ali Sobirin dan Kendang dari Suyatno.
Semoga akan ada acara seperti ini berikutnya ya dan semakin semarak sehingga menambah kekompakan dan semangat para disabilitas khususnya para tunanetra di Pertuni Banyumas.
Dengan keterbatasan kami yang tak dapat melihat, terbesit angan dan harapan kami untuk dapat hidup dengan layak, berjuang bersama menghadapi keterbatasan dengan semangat hidup yang tinggi. Sampai jumpa pada pertemuan berikutnya ya, Salam.
Bertempat di Jagongan Cafe Purwokerto di Jalan Gunung Merapi Purwokerto Utara membuat semangat teman - teman terlihat sangat menantikan acara tersebut, terbukti dengan hadirnya teman - teman lebih awal dari biasanya. Acara dimulai jam 09.00 WIB akan tetapi bersyukur teman - teman datang tepat waktu, berbeda dengan acara yang sama terkadang harus diundur beberapa menit karena kebiasaan terlalu santainya. Hal ini patut diapresiasi karena dengan seperti ini membuktikan bahwa para Tunanetra juga bisa disiplin waktu walau harus menghadiri acara pada tempat yang berbeda lain dari biasanya.
Acara dimulai dengan pembacaan Basmalah dari pembawa acara yaitu Sri Rezeki atau biasa dipanggil Mbak Kiki. Kemudian dilanjutkan pembacaan Profil Pertuni yang dibacakan oleh Bapak Sarip sebagai Sekertaris Pertuni Banyumas. Beliau menerangkan sejarah berdirinya Pertuni dan Pertuni Banyumas secara singkat dan jelas.
Kemudian acara dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Pertuni Banyumas yaitu Bapak Ahmadi yang menerangkan tentang segala sesuatu mengenai keorganisasian berikut susunan acara yang sedikit lebih berbeda dari biasanya.
Setelah itu laporan dari para pengurus yang mengurusi masalah keuangan Pertuni Banyumas seperti Bendahara, Seksi Dankes serta Seksi Koperasi.
Setelah masing - masing pengurus memberikan laporannya langsung dilanjutkan acara santainya yaitu pembagian Door Prize. Inilah yang membuat keseruan bagi acara ditempat ini. Pembagian Door Prize ini sangat menarik karena semua yang hadir akan mendapatkan Door Prize secara cuma - cuma dengan hanya menunjukkan nomor kupon yang telah dibagikan sewaktu memasuki Cafe tersebut.
Tidak hanya itu, para simpatisan atau teman - teman dari luar organisasi yang ikut menghadiri acara tersebut juga ikut kebagian Door Prize juga yaitu dengan menjawab beberapa pertanyaan dari pembawa acara. Kali ini untuk acara santai dibawakan oleh Bapak Irwanto dan ternyata Ketua Pertuni Banyumaspun yaitu Bapak Ahmadi ikut juga mendampingi acara tersebut sehingga acara terlihat sangat meriah sekali.
Pertanyaan - pertanyaan ringanpun diajukan seperti apa kepanjangan dari Pertuni bahkan diselipkan pertanyaan yang cukup menggelitik juga diajukan seperti berapa istri dari Bapak Sarip Sekertaris Pertuni Banyumas. Hal tersebut membuat acara semakin ramai saja dan mengundang gelak tawa para anggota yang enghadiri acara tersebut. Tidak hanya berhenti sampai disitu saja, banjir hadiahpun semakin membasahi para hadirin dalam Cafe Jagongan tersebut. 6 bingkisan Door Prize dari Bapak Imam pemilik Klinik Pijat Karya Urat jaripun dibagikan juga ditambah lagi 2 bingkisan Door Prize dari Bapak Ahmadi sang Ketua sekaligus pemilik Klinik Pijat Cipta Husada juga diberikan untuk para hadirin.
Finalnya, sebuah hadiah utama yaitu Ponsel Nokia 6120 yang sudah terpasang aplikasi screen reader untuk Tunanetra siap dibagikan. Kali ini Door Prize hadiah utama tersebut adalah dari Mas Riatno yang juga merupakan anggota Pertuni Banyumas. Bapak Daryadi yang memiliki kupon bernomor 31 akhirnya mendapatkan hadiah utama tersebut dan berakhirlah acara demi acara yang diselingi oleh iringan Organ dari Ali Sobirin dan Kendang dari Suyatno.
Semoga akan ada acara seperti ini berikutnya ya dan semakin semarak sehingga menambah kekompakan dan semangat para disabilitas khususnya para tunanetra di Pertuni Banyumas.
Dengan keterbatasan kami yang tak dapat melihat, terbesit angan dan harapan kami untuk dapat hidup dengan layak, berjuang bersama menghadapi keterbatasan dengan semangat hidup yang tinggi. Sampai jumpa pada pertemuan berikutnya ya, Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar